Pandemi Covid19 atau corona virus disease sedang melanda dunia saat ini dan sangat berdampak besar pada aspek sosial seperti perekonomian,kesehatan, dan pendidikan.
Pada
bulan november 2019,corona virus pertama kali ditemukan di wuhan china.banyak
orang orang diluar sana yang berasumsi kalau virus itu muncul dari makanan
extreme yang biasa dijual disana seperti contohnya kalelawar.
Tapi sampai saat ini belum diketahui pasti apa yang membuat virus tersebut lahir kedunia ini.Dan sedihnya lagi,dampak yang paling terasa karena pandemi ini menurut gua pribadi adalah anjloknya perekonomian dan phk dimana mana!!!sayang pemerintah terus2an membuat berita kematian yang sehingga membuat keadaan soeolah olah semakin memburuk.
Ditambah lagi dengan kabar adanya jenis baru dan membuat gua makin kesal melihat kabar tersebut.
Tapi apakah kalian pernah mendengar pandemi pandemi pada masa lalu yang jauh lebih dahsyat dan mengisnpirasi suatu film dan character fixsi?
Plaque Of Black Death atau Wabah Maut Hitam
Ya..dia adalah PLAQUE OF BLACK DEATH atau WABAH MAUT HITAM. Wabah maut hitam atau plaque of black death adalah suatu pandemi dahsyat yang pertama kali melanda eropa pada pertengehan hingga akhir abad ke 14 atau tahun 1347 sampai 1351 dan membunuh sepertiga hingga dua pertiga populasi eropa.pada saat Yang bersamaan terjadi pula pandemi pada sebagian besar asia dan timur tengah ,yang menunjukkan bahwa peristiwa di eropa sebenernya merupakan bagian dari pandemi multi regional dan di riwayatkan telah merengut 75 juta jiwa pada masa itu.
Berdasarkan informasi yang kita dapat,gejala dari maut hitam adalah ditandai dengan adanya pembengkakan kelenjar getah bening,yang bisa segede telur ayam pada selangkangan,ketiak, atau leher dan bertekstur lembut nan hangat.
Gejala
lainnya juga disertai dengan demam,menggigil,sakit kepala ,kelelahan dan nyeri
otot.
Pasti kalian bertanya tanya
bagaiamana awal mula wabah black death muncul.
Banyak sekali teori teori
diluar sana dan berdasarkan dari beberapa sumber yang kita cari dan akan kita
rangkum.
Ada sejarawan yang mencatat
pada saat itu wabah black death muncul ketika kapal2 mendarat di pelabuhan
italia dan didalam kapal tersebut ditemukan orang orang yang sudah mati dan
sekarat,orang orang tersebut adalah awak kapal itu sendiri.terlihat ada banyak sekali benjolan
benjolan pada mayat mayat awak kapal itu.
Penyebaran dari wabah
tersebut sangat cepat sekali menjangkiti warga warga eropa.
Wabah ini sangat menular dan mematikan. Dan wabah ini berakhir pada tahun 1351.Tapi sayangnya,setelah beberapa abad kemudian wabah ini kembali meneror dunia.
Dan dikatakan kemunculan
gelombang ke dua terjadi di asia dan kemudian menyebar ke eropa dan london
adalah kota pertama kali di eropa yang dilanda pada tahun 1665,dan kemudian
menyebar lagi dan menewaskan ribuan jiwa pada masa itu.
Pada masa peristiwa tersebut berlansung,terjadinya kekurangan tenaga manusia pada saat itu,contohnya guru dan pekerja profesional dan membunuh 50 juta nyawa yang sama dengan 60% warga eropa.
Dan pada saat wabah itunmuncul kembali pada abad 17 sebagian orang melakukan tugas tugas yang bisa dibilang creepy demi menghentikan penyebaran wabah itu.
Terbagi menjadi 4 kelompok yaitu
the seekers,the watcher,the corpse bears,dan the plaque doctors.
Yang pertama adalah the
seeker atau pencari.tugas para the seeker adalah mengunjungi rumah rumah
penduduk,memeriksa mereka yang sudah meninggal dan yang sekarat lalu mendata
yang mana dan siapa saja yang sudah terinfeksi.lalu jika ada penduduk yang
terjangkit mereka akan di karantina dirumah mereka sendiri, tidak ada yang boleh
keluar dan masuk tak terkecuali barang barang yang ada di rumah itu.lalu rumah
itu akan dipasang sebuah palang berwarna merah sebagai tanda dan warning kalau
rumah tersebut sudah terjangkit.
Yang kedua adalah the watcher
atau pengawas yang memastikan dan tentunya mengawasi rumah yang sudah
terjangkit agar tidak ada yang keluar maupun masuk dalam rumah yang mereka
sedang awasi.
Kemudian yang ke tiga adalah the corpse bear atau pengangkut mayat dan pada saat pekerjaan ini dianggap sebagai pekerjaan yang sangat hina karena para pengangkut mayat adalah orang orang dari kasta rendah dan tak bependidikan.ditambah lagi mereka sangat vulnarable untuk terjangkit.
para the corpse bears atau pengangkut
mayat,mengangkut mayat mayat menggunakan tongkat panjang lalu menaikannya ke
sebuah gerobak dan kemudian mengantarkan mereka yang sudah mati menuju pemakan
masal.hal yang kedua mengapa pekerjaan mereka dilihat sebelah mata adalah
mereka sering sekali merogoh kantung pada mayat mayat yang mereka angkut demi
mendapatkan koin.
Dan
at last but not least ialah THE PLAQUE DOCTOR atau dokter wabah,hal yang paling
menonjol dari mereka adalah how they dressed up atau cara berpakaian mereka
yaitu menggunakan pakaian serba hitam yang terbuat dari kulit dan menggunakan
topeng seperti paruh burung gagak.para pemerintah sangat menaruh harapan pada
mereka untuk membantu mencari titik terang.
The
plaque doctor bukan hanya merawat orang yang terjangkit tetapi juga mendata
setiap orang yang terjangkit dan mengamati dari fase masing masing gejala
dengan detail.dan tentunya untuk riset
atau penelitian.
Tetapi
ada suatu praktek yang sangat mengerikan yang mereka lakukan dan ilegal pada
saat itu.praktek autopsi.karena mereka suka melakukan hal tersebut,para
penduduk merasa sangat ketakutan akan kehadiran the plaque doctor dan malah
para penduduk sering menganggap kalu mereka adalah the angel of death atau
malaikat maut.
Sehingga
membuat nama plaque doctor jelek karena seringnya kematian setelah mereka
mengunjungi suatu tempat.di tambah lagi cara mereka berpakaian memnag terlihat
sangat menakutkan di mata masyarakat.
Tapi
ironi nya walau pakaian mereka seperti tidak memiliki cela ,tak sedikit juga
dari mereka yang ikut terkena wabah.
Kemudian
pada saat wabah mulai meredah masyarakat bertanya tanya kenapa banyak sekali
wabah terjadi sehingga muncul lah rumor rumor yang menurut gua sangat liar.
Rumor
yang pertama adalah wabah black death sebenernya biological weapon atau
senjata biologis,kalau kalian ga tau apa
itu senjata biologis,secara dasar adalah senjata yang menggunakan
virus,bakteri,dan mikro organisme jahat lainya.
Yang kedua adalah pada tahun 1348 masehi ada rumor yang mengatakan bahwa wabah itu disebabkan oleh orang Yahudi yang ingin menghancurkan umat kristen dan seluruh agama di dunia ini.
Rumor terus beredar di sekiat savoy dan jenewa lake yang diduga bertindak atas perintah dari seorang pirate rabbi atau rabi bajak laut yang telah memulai suatu rencana untuk meracuni orang orang kristen di italia,swiss,dan prancis.
Menurut suatu sumber mengatakan orang orang Yahudi
pada masa itu ditangkap, disiksa, lalu dibantai dan berlangsung hingga 3
abad. Menurut gua personally ini salah satu atau satu satunya gerakan anti
semetisme yang sangat dahsyat karena berlangsung selama 3 ratus tahun lamanya
padahal tersebut belum tentu kebenaranya atau hoax.
Ditambah
lagi pada saat itu teknologi belom ditemukan dan masyarakat masih dalam keadaan
panik sehingga pada saat mendengar suatu informasi mereka langsung percaya
secara instan.
Dan rumor
ketiga ini mungkin membuat para cat lover sedih dan sangat mengutuk perbuatan
orang dimasa lalu karena sebuah statement dari seorang paus bernama paus
gregorius 9, beliau mengatakan kalau kucing adalah jelmaan iblis atau
penyihir, terutama kucing hitam dan sampai abad sekarang pun rumor kalau kucing
hitam adalah sebuah malapetaka atau bad luck masih banyak yang percaya,sungguh
memalukan dan sangat membuat gua kesal.
Dan apakah penhakit atau wabah black death masih ada?naudzubillahiminzalik allahualam.
Wabah black death juga banyak mengisnpirasi para seniman di era sekarang untuk berkarya contoh membuat game,film,dan karakter seperti game A PLAQUE TALE,film dengan judul yang sama yaitu BLACK DEATH (2010),dan tentunya SCP 049 yang terinspirasi dari the plaque doctor
Ok sepertinya itu saja informasi yang gua bisa sampaikan ke kalian ,dan i do belive masih ada banyak hal yang ga gua tahu contohnya apa kabar Indonesia pada saat itu,jika kalian punya informasi tambahan boleh komen dibawah agar gua dan kita semua teredukasi bersama sama.
Sumber penulis : Jodi Setiawan